Moda Box
Berita · 3 mnt baca

Optimisme Baru di Las Vegas: Tawaran Diller pada MGM Setelah Kesepakatan Caesars

Transformasi besar di Las Vegas saat Diller melayangkan tawaran pada MGM, melihat peluang baru setelah kesepakatan Caesars.

Optimisme Baru di Las Vegas: Tawaran Diller pada MGM Setelah Kesepakatan Caesars

Di tengah hiruk-pikuk gemerlap Las Vegas, dua raksasa industri kasino tampak berada di persimpangan besar. Saat ini, tawaran pengambilalihan dari Barry Diller kepada MGM Resorts telah mengundang perhatian luas. Sepertinya angin segar mulai berembus setelah kabar terbaru mengenai penjualan Caesars Entertainment, yang mengindikasikan bahwa para investor semakin yakin akan masa depan kota hiburan ini, meskipun berbagai tantangan masih menghadang.

Selama berbulan-bulan, penjualan Caesars kepada Tilman Fertitta sudah menjadi perbincangan hangat. Dengan nilai mencapai $17,6 miliar, termasuk utang yang diasumsikan, harga sahamnya sudah terpuruk ke titik terendah dalam lima tahun terakhir. Namun, tawaran tak terduga dari pemegang saham utama MGM, Barry Diller, memberikan kejutan besar. Usahanya untuk mengakuisisi 74% saham MGM yang belum dimilikinya dengan harga $48,30 per saham, menjadikan nilai total bisnis ini sekitar $18 miliar.

Lonjakan Harga Saham dan Kesamaan Strategi

Kedua perusahaan, Caesars dan MGM, berbagi banyak kesamaan yang tampaknya ingin dimanfaatkan oleh Fertitta dan Diller. Harga saham mereka sebelumnya sempat terpuruk, terpengaruh oleh berbagai tantangan yang dihadapi Las Vegas. Namun, spekulasi seputar kesepakatan ini mampu mendongkrak saham keduanya. MGM, yang sebelumnya berada di bawah $40, sekarang melonjak menjadi $48. Sementara itu, Caesars yang sempat berada di bawah $30, kembali ke harga kesepakatan $31 per saham.

Kedua perusahaan berfokus pada segmen pasar yang luas, dari harga terjangkau hingga premium, sementara segmen menengah dan bawah lebih sulit dipertahankan. Pada kuartal pertama tahun ini, MGM malah melaporkan keuntungan tahunan pertamanya di Las Vegas sejak 2024, meskipun hanya mencapai $4 juta dari pendapatan $2,2 miliar, sementara EBITDAR yang disesuaikan turun 8%. Lain halnya dengan Caesars, pendapatannya di Las Vegas tetap datar dengan penurunan 2% pada EBTIDA yang disesuaikan.

Terlepas dari Tantangan, Optimisme Tetap Ada

Meski ada tantangan dalam sektor pariwisata, kinerja perjudian di Las Vegas menunjukkan awal yang positif untuk tahun 2026. Tiga dari empat bulan pertama tahun ini menunjukkan peningkatan bagi Strip, dan total tahun fiskal saat ini 1,2% lebih baik dari tahun sebelumnya. Meski begitu, kunjungan wisatawan mengalami penurunan selama 14 dari 16 bulan terakhir.

Lalu lintas udara ke Harry Reid International Airport juga mengalami penurunan setiap bulan tahun ini, dengan total yang 5% lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Namun, di tengah semua ini, Diller dan Fertitta melihat ini sebagai waktu yang tepat untuk melakukan langkah besar sebelum pembangunan baru dan kalender acara yang diperbarui memicu pertumbuhan lebih lanjut.

Peluang Baru: Franchise NBA di Las Vegas

Potensi untuk mendapatkan franchise NBA di Las Vegas adalah hal menarik lainnya yang dipertimbangkan MGM dan Diller. Dewan gubernur NBA telah menyetujui Las Vegas sebagai tempat ekspansi potensial, dan keputusan akhir diperkirakan akan diambil tahun ini. T-Mobile Arena, yang dimiliki bersama oleh MGM dan Diller, bisa menjadi rumah bagi tim NBA baru mengingat liga merencanakan debut pada 2028.

Renovasi besar mungkin diperlukan sebelum tim pindah, tetapi untuk saat ini, T-Mobile Arena adalah satu-satunya fasilitas yang dapat mengakomodasi pertandingan NBA di kota ini. “Kami terlibat dalam pembicaraan tersebut, apakah jangka pendek atau panjang,” ujar CEO MGM Bill Hornbuckle dalam panggilan pendapatan kuartal pertama.

Reaksi Analis yang Beragam

Hingga saat ini, kedua kesepakatan tersebut belum pasti. Kesepakatan Caesars menyertakan klausul 'go-shop' hingga 11 Juli, dan ada banyak persetujuan regulasi yang diperlukan. Di sisi lain, tawaran Diller untuk MGM masih bersifat awal. Meski ada peningkatan harga saham, reaksi awal dari para analis terhadap kedua kesepakatan tersebut tampak agak datar.

Beynon dari Macquarie mencatat bahwa harapan hasil investasi internal (IRR) yang rendah dan potensi keuntungan yang terbatas membuatnya menurunkan target harga untuk Caesars menjadi $31, sesuai dengan tawaran, dan memberikan peringkat 'netral'.

Share: 𝕏 FB in